
PAREPARE – Anggota DPRD Kabupaten Bone dari Komisi IV membidangi kesejahteraan rakyat berkunjung ke Kota Parepare, Rabu (8/2). Kunjungan dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Bone Andi Darwis Massalinri dan diterima Asisten I Pemkot Parepare Muh. Husni Syam.
Rombongan yang beranggotakan delapan orang anggota dewan tersebut berkunjung untuk melakukan sharing dan dialog menyangkut penyelenggaraan pendidikan gratis dan pemberantasan buta aksara di Parepare. Mereka menilai Parepare sukses menyelenggaran pendidikan gratis dan pengentasan buta aksara sehingga layak dijadikan sebagai objek belajar.
Dalam menerima rombongan tersebut, Husni Syam didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare Mustafa Mappangara, sejumlah staf ahli, kepala-kepala bagian lingkup Setdako Parepare, serta kepala bidang-kepala bidang dari Dinas Pendidikan Kota Parepare.
Pada sambutan perkenalannya, Darwis mengungkapkan bahwa kunjungannya dimaksudkan untuk mendapatkan informasi sedalam-dalamnya mengenai program yang dicanangkan oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo tersebut di awal kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Sulawesi Selatan.
Sementara itu Asisten I Husni Syam menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan keputusan DPRD Bone untuk memilih Kota Parepare sebagai bahan pembanding dalam penyelenggaraan pendidikan gratis. “Tetapi tentu saja, kami juga di sini membutuhkan informasi mengenai penyelenggaraan pendidikan gratis di sana sehingga bisa saling memahami,” kata Husni.
Kadis Pendidikan Kota Parepare Mustafa Mappangara secara panjang lebar mengemukakan dan menjelaskan bagaimana ia mengelola pendanaan dan memenej pendidikan gratis sehingga bisa sesukses yang ada sekarang. Menurut Mustafa yang akrab disapa Andi Ucu, roh pendidikan gratis ada pada indikator.
Terdapat dua indikator yang ingin dicapai dari pendidikan gratis yakni berapa nantinya jumlah anak putus sekolah yang akan dicegah. Kemudian berapa jumlah anak sekolah yang terancam putus sekolah yang berhasil untuk tetap melanjutkan sekolah. Menurutnya, dua hal inilah yang paling pertama sekali diperjelas sebelum hal-hal lainnya.
{jcomments on}



Pendidikan



