
PAREPARE – Tim peneliti The Fajar Institute of Pro Otonomi (FIPO) kembali menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi di 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan termasuk di Kota Parepare. Kunjungan ke Kota Parepare dilakukan mulai Senin (6/2) lalu yang diawali di Bagian Humas Setdako Parepare.
Peneliti FIPO Syaiful Rijal Yunus mengungkapkan, ia akan berada di Parepare selama sepekan untuk mendapatkan informasi dan data terkait kebijakan maupun program Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Parepare sepanjang tahun anggaran 2011 lalu.
Studi lapangan intensif (intensif field study) ini dilakukan antara lain dengan melakukan kunjungan dan wawancara dengan pimpinan SKPD yang berhubungan dengan 10 indikator penilaian FIPO. SKPD yang telah dikunjungi antara lain Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, RSUD Andi Makkasau, Badan Lingkungan Hidup, dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM.
Dalam melakukan kunjungannya, Rijal didampingi Kepala Sub Bagian Monitoring Perkembangan Masyarakat (MPM) Bagian Humas Setdako St. Rahmawaty. Pucuk pimpinan SKPD langsung menerima dan diwawancarai secara mendalam oleh peneliti FIPO tersebut.
Sebagai informasi, penghargaan dari FIPO sudah diperoleh beberapa tahun terakhir terkait pelayanan publik yang selama ini diterapkan di Parepare.
{jcomments on}



Pelayanan Publik



