By Plimun Web Design

ASN Parepare Antusias Sambut Tanda Pangkat Baru

PAREPARE – Aparat Sipil Negera (ASN) Pemkot Parepare antuasis menyambut ketentuan tanda pangkat dan jabatan baru sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur Sulsel, Nomor 57 Tahun 2014.

Tak perlu menunggu lama, ketentuan baru ini kini telah dibuatkan draft Peraturan Wali  Kota (Perwali) sebagai acuan bagi seluruh ASN Parepare yang berjumlah 4.874 orang.
Draft tersebut, Selasa, 6 Januari disosialisasikan Pemerintah Kota Parepare kepada pejabat eselon  II dan III di ruang data Kantor Wali Kota Parepare. Para pejabat eselon yang terdiri dari kepala dinas, kepala badan, kantor dan kepala bagian, terlihat cukup antusias mengikuti jalannya sosialisasi ini.


Sejumlah pertanyaan pun mereka ajukan, mulai dari persoalan teknis hingga persoalan kebijakan terkait cakupan dan ketentuan bagi unit kerja tertentu, seperti Dinas Perhubungan yang memiliki aturan tersendiri  soal tanda-tanda pangkat dan tanda jabatan.


Sekretaris Daerah Kota Parepare, Mustafa Mappangara menjelaskan, tanda-tanda atribut pangkat dan jabatan sebagaimana rencana tertuang dalam Perwali Parepare nanti, akan diberlakukan secara bertahap.  


Untuk tahap awal dia, aturan ini akan lebih diprioritaskan bagi eslon II dan III.  Sementara untuk eselon IV dan staf, kata Mustafa, akan diupayakan berlaku paling lambat 2016 mendatang.  “Kita upayakan ini diberlakukan secara bertahap,” tandasnya.


Mustafa berharap, pemberlakuan ketentuan baru soal tanda pangkat dan jabatan dapat meningkatkan wibawa dan motivasi kerja pegawai Pemkot Parepare dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Kabag Organisasi Pemkot Parepare, Hj. Andi Nurhartina, mengatakan, kegiatan sosialisasi bertujuan agar aparatur Pemerintah Kota Parepare memahami tentang penggunaan pakaian dinas dan tanda-tanda pangkat  yang baru.


Pada kesempatan ini, Nurhatina menjelaskan hal-hal teknis  terkait penggunaan tanda pangkat dan jabatan untuk setiap tingkatan eselon dan non eselon. Sementara untuk pegawai non PNS  yang dikenal sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT), tidak diperkenankan menggunakan tanda pangkat dan jabatan.


Mereka kata Andi Nurhatina,  hanya diperkenkan menggunakan Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Linmas yang warnanya sama dengan pegawai negeri, tanpa lambang Korpri, tanda pangkat dan jabatan.


Nurhatina juga menjelaskan, pakaian dinas serta atribut yang melengkapi pakaian dinas sesuai golongan/ruang pada satuan kerja perangkat daerah. Termasuk, kelengkapan pakaian yang digunakan, seperti lencana Korpri, papan nama, ikat pinggang, kaos kaki dan sepatu.

Add comment


Security code
Refresh

 

 

 

 

 

Kami memiliki 166 tamu dan tak ada anggota yang online


Hak Cipta © 2012 pareparekota.go.id. Hak Dilindungi Undang-Undang.