By Plimun Web Design

Pendaftaran IPDN 2014 dapat dilihat dengan klik Logo Pengumuman lalu pilih Sekolah Ikatan Dinas lalu pilih Tahun 2014

Rampungkan Proyek Pusat Kuliner Terbesar di Sulsel

PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare tengah menyelesaikan pembangunan pusat kuliner (jajanan) terbesar di Sulawesi Selatan (Sulsel). Saat ini pemerintah kota terus mendorong kontraktor pelaksana segera merampungkan item-item pekerjaan sesuai kesepakatan kontrak.


Pertengahan Februari lalu, Wakil Gubernur Sulsel, H. Agus Arifin Numa’ng, saat menghadiri perayaan HUT Kota Parepare ke-53, 17 Februari 2013, menyempatkan diri mengunjungi proyek ini.

Proyek yang memanfaatkan lahan reklamasi Pantai Labukkang dan menempati areal seluas 500 meter bujur sangkar ini, selain dimaksudkan untuk mamaksimalkan fungsi pantai Mattirotasi, juga dalam rangka pemberdayaan pedagang kaki lima (K-5) yang banyak tersebar di sejumlah sudut-sudut Kota Parepare.

Pembangunannya kata Plt. Wali Kota Parepare, H. Sjamsu Alam, merespon seruan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo yang menginginkan Kota Parepare mengembangkan diri menjadi ‘Bandungnya’ Sulawesi Selatan.

Ini  dapat diwujudkan hanya bila masyarakat dan Pemerintah Kota Parepare dapat menghadirkan sesuatu yang menarik dan sifatnya khas. Karena itu, akhir tahun 2011 Pemerintah  Kota Parepare membangun Pusat Kuliner.

Rencananya akan dilengkapi taman dan ditata dengan baik dengan harga jual makanan/minuman serta barang terjangkau dan berkualitas. Sjamsu Alam berharap, keberadaan pusat kuliner dapat mendongkrak jumlah wisatawan yang datang ke Parepare.

Pasar Kuliner Parepare diyakini akan mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).  Market pasar ini direncanakan tak hanya masyarakat Parepare tetapi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. Sjamsu Alam berharap, keberadaan pasar ini juga akan menstimuli perekonomian Parepare secara umum.

Selain menjadi tempat  jajanan makanan, pasar kuliner Parepare juga akan persewakan bagi penyelenggaraan event-event besar yang membutuhkan aula besar, baik lokal maupun regional, seperti kegiatan pelatihan  termasuk resepsi pernikahan.

Sjamsu Alam berharap, manajemen pengelolaannya dapat mencontoh Kampoeng Poepsa Makassar yang mampu berkontribusi Rp. 120 juta pada PAD Makassar setiap bulannya. “Kita berharap ini akan dikelola seperti Kampoeng Poepsa,” ujarnya.

Add comment


Security code
Refresh

 


 

+28
+30°
+21°

Parepare

Monday, 11
Tuesday   +31° +22°
Wednesday   +31° +22°
Thursday   +30° +23°
Friday   +31° +23°
Saturday   +32° +23°
Sunday   +32° +22°

Kami memiliki 25 tamu dan tak ada anggota yang online